Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2015

Bersyukur Jadi Orang Indonesia : Part 1

Salah satu yang perlu disyukurin jadi orang Indonesia adalah waktu ngurus entry/residence permit di negara orang. Iya sih memang passport Indonesia itu riweuh. Nggak bisa seenaknya masuk negara lain. Mesti ribet ngurus visa ini visa itu.

Tapi kalaupun permit ditolak paling juga gondok, paling juga sebel, paling juga sedih. Kalaupun disuruh pulang ya pulang aja. Nggak ada takut-takutnya buat pulang. Orang negara masih aman sentosa.

Coba lihat itu pengungsi. Berbondong-bondong datang. Boro boro ijin tinggal, ijin masuk aja belum tentu dapet. Setengah mati usaha supaya nggak dipulangkan. Lha kalau dipulangkan mau pulang kemana? wong rumah, keluarga, negara, udah nggak ada. Adanya malah setor nyawa.

Teruntuk Si Adek Gendut

Little sister got married, and I was asked to give her some kind of "pesan pernikahan". Here what I had wrote and read at "pengajian" before her wedding day. 

Teruntuk Ririn Restu Adiati Duplikat babeh. Ingon-ingon ibu. Adikku satu satunya. The baby of our family.
Dua hari lagi insyaallah bahtera rumah tanggamu akan berangkat berlayar. Diiringi doa dari segenap keluarga dan semua orang yang mengenalmu. Perjalanan panjang telah menanti.
Semoga perjalananmu nanti dipenuhi hari-hari yang menyenangkan. Mengalun bersama ombak yang lembut, bermandikan sinar mentari kala siang dan berhiaskan kerlip bintang saat malam. Sejuk terbelai angin sepoi-sepoi. Namun jikalau ada saatnya awan mendung bergelanyut atau derasnya rintik hujan membuat kapalmu terombang-ambing, tetaplah tenang. Setelah badai selalu ada hari terang.
Hari ini aku diberi kesempatan untuk memberimu nasihat perkawinan. Sebenarnya aku merasa sedikit hal ini sedikit konyol, mengingat pernikahanku sendiripun masih seumu…