Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2014

Ambil Master di Jerman

Ada makanan yang perlu dibuat.
Ada rumah yang harus di urus.
Seperti nasehat orang-orang, di Jerman saya mengambil master.
Jurusan yang saya pilih adalah Master of Domestic Affairs di Universität Böblinger Straβe Stuttgart dengan minor Master of Cooking dan Master of Cleaning. Semoga lulus dalam tiga tahun dengan nilai gemilang.

Hehehe!

Bayar Belanjaan Di Jerman

Membayar belanja di kasir, menurut saya, adalah kegiatan sehari hari paling menegangkan di Jerman. Di sini, barang-barang belanjaan harus dimasukan sendiri ke kantung belanjaan, kasir cuma perlu menggeser geser barang belanjaan di atas mesin pembaca barcode. Sebanyak apapun belanjaannya, waktu yang dibutuhkan untuk melayani setiap pembeli  paliiiiiing lama 30 detik. Masalahnya orang Jerman, entah kenapa, selalu terburu buru dan mereka paling sebal mengantri (Mungkin karena itu orang Jerman jago bikin mobil mobil paling cepat di dunia. Mereka hobi ngebut. Bayar kasir aja ngebut). Akhirnya saya selalu deg degan setiap kali akan membayar belanjaan. Tambahan lagi saya masih kurang familier dengan uang euro. Biasanya kalau sudah kesulitan mikir antara masuk masukin segala ayam telor susu mentega paprika ke kantong belanjaan dan bayar, saya kasih aja uang pecahan besar sehingga kasir tinggal memberi uang kembalian. Masalahnya kebanyakan bayar pakai uang pecahan besar menimbulkan persoalan b…

Jauh Dari Tanah Air : Catatan 1 Bulan

Kadang kita harus pergi dulu 11.000 km jauhnya untuk menyadari bahwa dibalik segala kesemrawutannya, ada banyak hal kecil yang patut disyukuri karena kita tinggal di Indonesia. Hal hal kecil seperti : 
Tidak perlu jalan jauh untuk naik kendaraan umum. Angkot, metromini, bis kota antar provinsi semua bisa berhenti dimana saja dan kapan saja. Kalaupun harus jalan agak jauh ada ojeg siap siaga di setiap perempatan.Minimarket/supermarket di setiap gang yang buka 24 jam 7 hari seminggu. Tidak perlu menunggu Senin siang ketika telur habis sabtu malam :PTak perlu pergi 5 stasiun jauhnya dan berganti 2 kali moda transportasi untuk sekedar beli daging atau cabai atau sayur. Ada tukang sayur yang lewat depan rumah, baik cuaca terik maupun hujan badai.Tidak perlu bersusah payah mengangkut barang barang berat ketika mengejar pesawat, kereta api, atau bis atau sekedar belanja. Ada orang-orang yang mau dibayar untuk mengangkat barang-barang berat di hampir semua tempat. Tak perlu repot ketika kelapa…

Wald

...yang perlu saya lakukan hanyalah menyeberang jalan.

Rumah (Temporer) Kami

Di Jerman kami tinggal di apartemen yang letaknya di lantai 2 rumah 3 lantai. Ini pertama kalinya semenjak menikah kami punya tempat tinggal sendiri. Biasanya numpang orang tua  :P Kami menyewa apartemen ini dalam keadaan kosong melompong, kecuali bagian dapur dan kamar mandi. Walaupun dana yang kami miliki terbatas, dengan banyak bantuan dari IKEA (hahaha!) yang menyediakan furniture murah. Jadilah tempat tinggal yang cukup nyaman :D Kalau main ke Stuttgart sila mampir :D


The Secret Recipe of Emak-Emak Amatir!

Rahasia emak-emak amatir macam saya untuk bisa menyediakan makanan enak bagi suami adalah :

Haha!

Sekilas Jerman : Heidelberg

Weekend ini kami mengunjungi kota tua (altstadt) Heidelberg. Dimana salah satu kastil tertua dan terkenal di Jerman berada.
Kastilnya ada di atas bukit.
Buat saya yang jarang olahraga, naik ke atas kastil cukup bikin ngos ngosan.
Tapi pemandangan dari atas keren sekali.
Di sana kami ikut guided tour seharga 4 euro (Januari 2014). Karena ikut tour kami bisa masuk ke bagian dalam kastil dan mendengar ringkasan cerita mengenai sejarah dan fakta menarik dari kastil ini. Beberapa yang saya ingat : Heidelberg Kastil pada awalnya berfungsi sebagai benteng. Di Jaman Renaissance bangunan-bangunan dan taman cantik dibangun di kawasan benteng. Fungsi benteng pun berubah menjadi kastil tempat tinggal raja. George I yang merupakan kakek buyutnya kakek buyut dari kakek buyutnya Ratu Elizabeth II (haha!), lahir di kastil ini. Beliau lebih bangga menjadi orang Jerman daripada menjadi orang Inggris, sehingga memilih untuk tetap bicara dalam bahasa Jerman, bahkan ketika memerintah Kerajaan Inggris.Ada satu …

Belanja Makanan di Jerman