Skip to main content

Eyang dan Televisi

Suatu minggu pagi saya menemani Eyang saya yang berusia lebih dari 80 Tahun menonton televisi. Eyang maunya menonton televisi lokal ("ojo sing londo-londo" à "jangan yang bule-bule"). Jadi saya mengambil remote control dan mulai memilih-milih channel yang Eyang suka.

Channel 1. Kartun (eyang menggeleng). Selanjutnya.

Channel 2. Liputan berita dalam bahasa Cina (menggeleng... "ojo sing cino-cino" à "jangan yang cina-cina"). Selanjutnya.

Channel 3. Spongebob (Eyang tertawa melihat Squirtworks dan Patrick saling melempar kraby patty, tapi dua menit kemudian berhenti. "Koyok cah cilik ae" à "Am a 80 tahun ye all, masa iye nonton sponge bob"). Selanjutnya

Channel 4. Liputan Jalan-jalan di pulau Komodo (Bertahan 15 menit sampai komodo muncul di layar.. "Hiiii, ojo sing cecak-cecak to nduk" à "Hiii jangan yang cicak-cicak dong nak". Aduuuhhh...maaf ya Komodo, disamakan dengan cicak). Selanjutnya.

Channel 5. Film Televisi Remaja (Bertahan 30 menit sampai ada adegan peluk-pelukan. "Oalah...isuk-isuk kok ya.." à "Ampun deh, pagi -pagi getohh!!!").Selanjutnya.

Channel 6. Liputan Julia Perez Mandi. (Julia Perez Mandi ?????. Saya tersedak. Eyang memejamkan mata kemudian beranjak berdiri. "Wes...wes...aku turu wae lah" à "Sudah..sudah...aku tidur saja deh"). Saya mematikan televisi.

Oh-oh televisi Indonesia.

Comments