Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2011

Paradoks

Minggu kemarin saya mendengar cerita dari adik saya. Ibu-ibu yang bekerja sebagai pembantu di rumah Bude yang saya tinggali, bertanya harga flashdisk pada sepupu saya. Anaknya yang bersekolah di sekolah kejuruan dan sedang kerja praktek membutuhkan flashdisk. “45 ribu” kata sepupu saya. Dengan gaji yang baru diterimanya, ia memberi anaknya uang sebesar 50 ribu. Dengan pesan 45 ribu untuk flashdisk, 5 ribu untuk ongkos. Berangkatlah si anak ke toko. Tertegun dia karena harga flashdisk paling murah (2G), adalah 65 ribu. Uangnya kurang 20 ribu. Berceritalah si anak ke ibunya. Ibunya sudah tidak punya uang lebih, bahkan untuk “hanya” 20 ribu, karena semua gajinya sudah diperuntukkan untuk hal yang lain. “Sabar ya nak, sampai hari sabtu, nanti ibu pinjam uang”. Saya jadi ingat di minggu yang sama, karena pekerjaan, saya bertemu seorang anggota perwakilan rakyat. Memiliki empat stasiun pengisian bahan bakar minyak, dengan lima rekening tabungan masing-masing menunjukkan saldo tidak kurang d…