Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2008

Bu Endang

Guru ekonomi akuntansi saya di SMA namanya Bu Endang, wanita yang sangat yakin dengan dirinya. Ber make up tebal, dan berparfum luar biasa harum, hingga 3 menit sebelum dia masuk kelas, parfumnya sudah tercium. Dia sebal sama saya. Ekuivalen dengan rasa suka saya padanya. Bukan contoh yang baik anak-anak. Hormati Guru kalian. Karena apa bu Endang sebal sama saya? Banyak kemungkinan. Mungkin weton (hari lahir – red) kami sama, mungkin dia iri karena saya cantik (alasan ini agak mengada ada sih), mungkin dia iri karena saya masih SMA. Masih punya pilihan terbentang. Sementara dia terjerat mengajar anak-anak SMA, yang bahkan tidak menyukainya. Entahlah. Pokoknya dia suka sekali mempermalukan saya. Menyuruh saya maju mengerjakan soal yang jelas tidak bisa jawab. Kemudian menunjukkan ketidak mampuan saya ke seluruh kelas, membuat saya malas belajar akuntansi.

Syahdan, ada ulangan akuntansi mendadak. Saya tidak punya bakat akuntansi, saya tidak suka belajar akuntansi, plus, saya tidak suka…

Bermain Tali pun Bisa Berbahaya

Namanya Hendra dia teman masa kecil saya. Tapi tidak seperti di sinetron sinetron dimana diam diam saya mencintai hendra atau hendra mencintai saya dan baru sadar kalo kita saling mencintai di episode episode akhir ketika sudah ada orang ke lima atau enam, bagi saya hendra adalah hendra benar benar teman saya. Sampai saat ini Hendra selalu ada di setiap babak kehidupan saya. Dari TK, SD, SMP, SMA hingga Kuliah S1 perguruan yang kami masuki sama.

Ada satu hal yang selalu saya ingat dari Hendra, hal yang cukup membuat saya merasa bersalah, gigi depan Hendra ada satu yang hanya separuh, sayalah penyebabnya. Waktu itu kami kelas 2 SD dan lompat tali adalah permainan yang sedang hip saat itu untuk anak perempuan maupun laki laki.

Suatu saat kami sedang bermain lompat tali di sekolah, saya adalah salah satu pemegang tali, tugas saya, bersama satu orang pemegang tali lain, adalah memutar tali ke salah satu arah dengan kecepatan tertentu, sedangkan teman-teman saya yang lain berjuang melompat…